Cerita Pendek
Cinta Itu Dari Hati
KALAU DIAM MENYELESAIKAN LAKUKAN ,TAPI BILA DIAM MEMBUAT SEMAKIN RUMIT MAKA UTARAKAN
Malam membutuhkan
bintang untuk menghadirkan keindahan
Dan hujan
membutuhkan pelangi untuk menentramkan
Menyiratkan sebuah
kisah bahwa bersyukur berada disekeliling mereka
Menjamah asa yang
tak tentu …
Mungkin bukan sekarang ..
Cerita berhenti di median jalan, bukan
ditepi atau di ujung jalan.
Menangisku bukan
hanya karena aku tertahan disini sendiri tak mampu mengakhiri segelumit kisah
panjang akan cinta , ia yang mengajariku menggenggam namun tak mengajariku
melepaskannya..
“Septi bangun sayang..”
teriak sang ibunda
“sudah bu,, “
sahutnya tanpa membuka pintu
“kamu gak kerja?” Tanya
sang ibu yang mencoba membuka knop pintu,,
“gak bu,, aku izin”
“kenapa kamu? Sakit
,? Buka pintunya sept?”
“gak apa bu septi
sehat lagi males ngantor bu..bentar lagi septi turun ko bu”
Apa boleh buat
ibunya pun harus memendam rasa penasarannya terhadap sang anak sampai ia turun
ke ruang makan.
Cerita berubahnya
septi ini masih terkait dengan acara yang kemaren ia hadiri,,
Ya. Sebuah pesta
megah perkawinan temannya Ricka dan tino
,ini bukan masalah Riska atau pula Tino tapi masalah hati Septi yang masih tak
mampu berpaling dari sosok Rivky , yang ia lihat tidak sendiri ke pesta itu..
yah Rivky..
Kalau kalian
bertanya bagaimana bisa ? dan siapa Rivky ? aku akan membantu menuturkannya
Septi dan Rivky
tidak seperti ini dulu, berkuliah di Kampus dan Universitas yang sama membuat
mereka lebih dekat setelah SMA . berteman berbaur layaknya sahabat.
“kiky..??”
“ooii,sept dari
mana aja lo?”
“hello ha,, anda
yang kemana ?”
“ya , udah kantin
ajaa dulu gih”
“siip..”
Sangat biasa
bahkan sudah lebih dari terbiasa, saling sapa, saling ejek, saling bantu jalan
bareng namun semuanya diras berubah sejak ada rasa yang lain dari mereka ..
rasa dimana bukan lagi kata kita sahabat namun kita harus rubah sahabat menjadi
cinta. Sedikit memaksa namun itu adanya.
Mereka terlahir
untuk mencintaipun tak ada yang mampu menangkal..
Bukankah cinta
anugrah..??
“septi mana ky??”
selly bertanya
“ga tau ..” ketus
“tumben ga bareng
??” selly bertambah heran
“kontak aja dia..”
ucap rivky berlalu
Hati Rivky
bergelitik .Ada apa dengan ku ,, kenapa hanya karena septi gak bilang mau jalan
sama si tinggi itu. gua kayak gini???? Entahlah
.. yang jelas gua gak senang kalau septi dekat dengan si tinggi bernama rafli
ituu.
Ditempat lain.
“Kenapa lagi inih
,, ditanyain gak dibales-bales” ujar septi sebal
“kenapa Sept??”
rafli lembut
“temen gua gak
bales-bales padahal janjinya hari ini ngerjain tugas kelompok bareng”
“ooh,, udah ,
perlu ku anter kekampus??”
“kalu gak
merepotkan..”
“dengan senang
hati Sept..” senyum penuh arti
Rivky masih saja
ketus tak hanya pada Septi bahkan semua orang yang menyapa ia hanya dihadiahi
senyum penuh keterpaksaan.
Septi yang sadar
akan perubahan kiky pun hanya bisa diam, ia tak tau harus berbuat apa.. bahkan
kini rivky mulai menjauh total. Ketika pembagian kelompok pun ia memilih untuk
bareng teman yang lain bukan lagi Septi.
Septi mulai
menyadari kehadiran Rivky yang ia rasa sangat ia inginkan sekarang, bukan lagi
masalah pertemanan biasa. Itu sangat menyiksa. Sampai sebuah status dengan
terang terangan terbaca oleh Septi di jejaring social . Iky sudah tak sendiri
yah dia memiliki kekasih, bukan hanya itu yang Septi sedihkan tapi Iky makin
jauh dan akan sangat jauh, sulit baginya untuk merangkul iky kembali..
Sakit Septi tak
mudah dihapus,tanpa Septi tau seberapa sakitnya pula Rivky, ia mencoba mencinta
orang yang tak ia cinta, memaksakan cinta hanya untuk pembuktian diri, aku baik
baik saja.
Siksa diri menjadi
pecinta munafik,, Dewi gadis yang manis , meski sedikit pencemburu, bahkan yang
membuat septi berkali lipat sakit, Dewi yang menganggap Septi perebut Rivky yah
mengoda rivky,,
Andai septi berteriak
,, HEI DEWI SIAPA AKU? SIAPA??? Gak penting yang jelas keadaan tidak menjadi
baik , akan tetap seperti ini
Rivky please beri alasan
kenapa menjauh, beri tau seberapa besar salahku padamu. Seberapa..?? hingga
sekedar menoleh saja tak mampu. Sakit ku bukan karna kam bersama dia sakit ku
karena ku bukan sahabat yang baik untuk mu,, bahkan untuk mengetahui kenapa pun
aku tidak peka.. sesal Septi
Kali ini mereka
tidak bisa mengelak, tugas statistic memaksa mereka untuk bersama..
“Ky,, lu kan ada
buku yang kemarin pa Anto bawa..?”mencoba sewajar mungkin, , andai bisa kata-kata
yang ingin Septi ucapkan pertama kali ialah “GUA SAKIT LO JAUH KY”
“ya, besok gua
bawa”
“sip”
Gelitik Rivky
sekarang.. Sesederhana itu setelah 3 bulan tak ada salam, sapa.. Rivky-Rivky lu
terlalu takut untuk sakit padahal lu sangat sakit sekarang memaksakan yang
seharusnya mengalir saja. Mengubahnya menjadi natural apa bisa??
Heii,, liat Septi
nampaknya terlalu santai untuk ini.Apa hanya aku yang merasakan ini,, kalau gua
punya kemampuan mustahil akan seperti sekarang, sangat rumit. Tapi senyumnya
Septi seperti ingin menangis,, haahhhh.. mustahilkan buat apa pula dia nangis
bukankah Rafli sudah memberikan apa saja yang ia mau, Rafli sosok sempurna itu..
Septi duduk
dikamarnya menyeka tirai untuk melihat indahnya malam berharap mala mini memberikan
kehangatan bukan dingin yang membuatnya akan semakin terpuruk. Esok ia akan
bertemu Rivky ,, tapi ini berbeda dada ini semakin sesak , gugup?? Untuk apa..
tapi yang jelas tak senormal yang dirasa..
Rafli sosok
sempurna namun bukan dalam diri Rafli hati yang ia mau,, Rivky. Yang memiliki
itu..
Bukan kasih sayang tapi ini cerita hati yang
tak mampu di tangkal akal bebas,,
“Rivky bersama
Dewi sekarang ia bahagia “ Septi sendiri
“Rivky hanya
sahabatnya ..”
“Rivky mohon
jangan menjauh..”isaknya
Menyeka air mata
yang terus mengalir membuat ku takut, rasa ini akan membuat semakin jauh
terluka .bukan hanya Ia tapi Rivky,,
“Nih, buku yang lu
mau?”
“okey, nanti kapan
kelapangannya aku kabari”
“ya”
Dewi melihat itu
namun ia hanya diam, ia tahu tugas itu namun bukan itu yang ingin ia tahu,, ada
siratan lain dari mata mereka ..
Mereka rasa dengan
menutupi semuanya akan baik. Namun kenyataanya tetap tidak,,
Dewi mulai
menyelidik sendiri
Kenapa Rivky ?
Ada apa dengan
Rivky ??
Sampai ia pada
kesimpulan Rivky bukan membutuhkan ia tapi Septi
Putus itu lebih
baik..
Rivky menilai putusnya ia dengan Dewi hal yang
wajar, Dewi malah mencoba menyadarkan Rivky bahwa tak perlu mencari sosok yang
ia mau,, sekarang sosok itu ada dan sngat dekat dengannya.
“Septi..”
“kamu mangil aku..”
“ya, “ucap dewi
“kekantin aja yu..”
ajak dewi
Dikantin dewi
mencoba menjamah sirat dimata Septi ,, ada kebingungan disana
“aku udah putus
sama iky “
“loh kenapa? “
“gak cocok”
“oh..”
Hanya sebatas itu
ekspresinya terpaksa, apa Septi memang tidak suka dengan Rivky atau terlalu
biasa karena terbiasa untuk tidak mengetahui Rivky sekarang.
Bagaimana dengan
Rivky??
Rivky kembali
mencari celah untuk melarikan diri dari cinta yang sangat menyiksa itu.
Harus seperti
inikah cinta..??
Rafli tetap setia
untuk menunggu Septi sampai Septi betul-betul membuka hati untuknya, Rafli
sadar tak mudah menaklukan Septi tanpa Rafli tau hati Septi telah dimiliki
orang lain.
Rivky telah
bersama yang lain sekarang bukan Dewi yang telah merelakan Rivky ,mencoba
menyadarkan Rivky tentang ketulusan Cinta yang dicari dalam hidup.
Berganti- ganti
mencari sosok sejati yang mampu memiliki hatinya itu yang Rivky mau,
Entah berapa
banyak ia mencoba ,, namun tak jua menemui kata bahagia..
Hingga gerbang
dewasa telah dilewati, satu persatu mulai berubah,, sekarang akan benar-benar
jauh .
Mereka tidak lagi
satu Universitas dengan tempat kerja yang tak mungkin sama,, bahkan yang di tau
Rivky tidak lagi dikota yang sama ,,
Kini diacara
resepsi perkawinan ricka ,, ia yang telah lama tak bersua dengan Rivky harus
menemui suatu keadaan pahit dimana Rivky dengan santai menggandeng tangan
seorang wanita cantik.
“Semoga lu bahagia
Ky??”lamun septi
“lu piker gua
bahagia..”tiba-tiba
“apa kabar lu
ky???”
“tidak sebaik yang
mereka piker..” enteng
“lu gak bawa
Rafli..”
“Rafli,,? Dia sudah
sadar cinta gua bukan buat dia”
“terus buat
siapa??”
“buat orang yang
tak pernah mau peka “ menjauh dan menangis keluar dari gedung resepsi
Kini tak ada yang
perlu diperjelas karena semuanya sudah jelas , bukan kah cinta anugrah tapi
satu sisi cinta sahabat bisa pula sebuah musibah..
Menjadikannya Indah
itu yang harus diusahakan ,,
Rivky sedang
bersama siapa sekarang..
Mencoba memperbaiki
keadaan sebelum betul-betul terlambat,itu yang Septi lakukam
Seharian ia berada
dalam kamar tak tau menerka rasa..
Hingga suatu jalan
yang harus ia ambil
“ky..?”
“ya . lu sept?”
“ya.. sorry
kemaren”
“gua yang sorry..”
“cinta tak harus
memiliki kan???” septi memulai
“kalau cinta mampu
memiliki dan dimiliki kenapa cinta harus dikorbankan??”
“terlalu rumit
cinta..”
“besok di café Pastrii
gua tunggu Cinta”
“cinta??”
Etsss,, ini mah Cuma
tulisan gak karuan ditengah tugas yang numpuk J J .
Typonya masih
bertebaran seperti bisa males ngedit
Nama , jalan ceritanya
Fiktif kecuali satu Castnya Cuma pinjem nama moga gak dimarahiin @RivkyCassa
Special untuk
kalian yang suka sama sahabat hati-hati deeh, buat yang Sumo #colek# Tapin
Membara Membatin Aing, Ikeng, itieng,,,
Come on cari
alasanya kenapa sumo dan mulai lakukan perubahan J
kaburrrr ^^
see U bye.bye
see U bye.bye

Komentar
Posting Komentar